Pembina kelompok tani milenial dari anggota satuan angkatan darat TNI Korem 174 / Anim Ti Waninggap, Serka Adrian Manullang sukses menciptakan inovasi alat pengering padi untuk meningkatkan kualitas beras petani Merauke.
Serka Adrian megatakan, inovasi ini lahir karena melihat kondisi petani merauke yang kesulitan saat menjemur padi utamanya saat bertepatan dengan musim hujan, sehingga sangat mempengaruhi kualitas beras petani akibat kadar air masih tinggi.
Hal ini yang menjadi tantangan bagi dirinya selaku pembina petani milenial di Distrik Tanah Miring, untuk menciptakan sesuatu yang bisa membantu petani dampingannya, sehingga ide alat pengering padi ini lahir.
Dalam perjalanan menciptakan inovasi alat pengering ini, Serka Adrian mengakui sempat mengalami kegagalan hingga 7 kali percobaan, namun tidak membuat ia berhenti bahkan terus berinovasi.
Ia terus berlajar dan mencoba hingga alat pengering tersebut berhasil diuji coba dan diresmikan. Inovasi alat peneriring tersebut mampu menghemat durasi pengeringan padi petani apalagi ketika musim penghujan.
Biasanya saat musim hujan, petani membutuhkan waktu kurang lebih 3 minggu untuk pengeringan padi, namun dengan alat ini hanya memakan waktu selama 24 jam saja.
Bahkan jika cuaca panas, hanya membutukan waktu selama 12 jam saja jika menggunakan alat pengering.
Selain untuk padi, alat pengering ini juga dapat digunakan untuk mengeringkan jagung.













