Balita Sisilia, Penderita Hidrosefalus Butuh Uluran Tangan

FEATURE, Kesehatan304 Dilihat
Share

Lensa Merauke – Sudah 2 Tahun 6 bulan Bayi Lima Tahun ( Balita) Sisilia Cornelia bertahan dengan penyakit penumpukan cairan di kepala ( Hidrosefalus ).

Anak dari seorang ibu bernama ludiana ini, harus bersabar menunggu mukjizat Tuhan untk kesembuhannya.

Kedua orang tuanya bukan tidak berusaha untuk mengobatinya, namun masalah biaya jua lah yang menghambat proses penanganan penyakit yang dideritanya.

Dari penuturan dengan ibunya yang saat ini sedang berada di kampung Wasur, tepatnya di Rumah Kepala Kampung Wasur, Sisilia mulai mengalami gejala Hidrosefalus sejak 3 minggu kelahirannya hingga saat ini.

Terhitung, sudah dia kali dirinya membawa sisilia kerumah sakit umum daerah Merauke, dan sudah dua kali juga dokter yang menangani memberikan rujukan untuk menjalani perawatan lanjutan di Rumah sakit Dok 2 Jayapura.

Namun, karena keterbatasan biaya,hingga saat ini sisilia tak kunjung berangkat untuk di rawat, ibu Sisilia, ludiana hanya bisa berharap uluran tangan untuk membantu perawatan bayinya.

” Sudah dua kali saya periksakan di RSUD merauke, tapi selalu dirujuk ke jayapura, namun karena tidak punya biaya kami belum bisa berangkat karena pasti banyak kebutuhan di sana ” Ujar Ludiana.

Dokter spesialis anak, Yulli Nurhidayati yang turut memeriksa kondisi Sisilia saat pengobatan gratis yang di gelar oleh Lanud J.A Dimara, di Kampung wasur mengatakan salah satu jalan yang harus ditempuh adalah dengan melakukan operasi.

Operasi dilakukan untuk menyedot cairan yang menumpuk di kepala bayi Sisilia dengan pemasangan selang.

Jika terlambat ditangani akan berpengaruh pada gangguan organ tubuh sisilia yang lainnya.
Merauke

” Jika tidak dilakukan tindakan, tentunya bisa mempengaruhi fungsi fungsi yang lain” ujar Yulli Nurhidayati .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *