Hari Kasih Sayang, SATGAS 123 Rajawali Hadiahkan Kaki Palsu Untuk Warga Perbatasan RI

NEWS766 Dilihat
Share

LENSAMERAUKE – Hari bahagia buat Tete Natalie (45), warga Kampung Bupul 1, Distrik Elikobel Kab. Merauke, bertepatan dengan Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day Dirinya tidak mengira jika akan mendapatkan kaki palsu secara cuma-cuma dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW .

Tete yang kesehariannya bertani, terpaksa harus merelakan kakinya diamputasi karena sakit diabetes yang pernah di deritanya.

Namun hari ini Tete senang dengan pemberian kaki palsu ini, sehingga dirinya tidak perlu menggunakan alat bantu lagi.

Bantuan kaki palsu secara langsung diberikan oleh Dansatgas Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban,  Selasa (15/02/2022).

Dansatgas Yonif 123/RW mengatakan pemberian kaki palsu ini bertepatan dengan hari kasih sayang, dengan momen tersebut TNI ingin mengungkapkan rasa kasih sayang kepada warga dan sebagai wujud kepedulian  kepada masyarakat  perbatasan.

“Berawal saudara Tete ini berobat ke Pos karena alami luka ringan dan ditangani oleh Dokter Satgas, pada saat itu dia menggunakan (tongkat) alat bantu berjalan.

Melihat hal itu, kemudian menanyakan kepada saudara Tete sebab terjadinya amputasi pada kakinya, dan mengatakan sebab amputasi karena sakit diabetes dan iya tetap harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” kata Dansatgas.

Melihat hal itu TNI dari Satgas 123 Rajawali berinisiatif untuk memberikan kaki palsu dan esoknya dengan didampingi dokter Satgas langsung dilakukan konsultasi bagian Orthopaedi  RSUD Kab. Merauke dan proses pengukuran pembuatan kaki palsu di lakukan di Klinik Ganesa Husada Merauke. Dan proses pembuatannya dibutuhkan waktu hingga 1 bulan.

Sambil menangis haru Tete Natalie mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Dansatgas beserta Prajurit Satgas yang telah peduli pada kondisinya dan memberikan kaki palsu secara gratis.

“Terima kasih Bapak Komandan dan Pasukan TNI Yonif 123/Rajawali yang telah memberikan kaki palsu kepada saya, dan sangat peduli dengan kami, semoga Bapak TNI khususnya Prajurit Yonif 123/RW selalu diberkahi Tuhan dan sukses dalam tugas,” ucap Tete sambil mengusap air mata.

Kini saudara Tete dapat berjalan dengan normal meskipun masih belajar dan menyesuaikan pada kaki palsunya, dan dia bisa beraktifitas secara normal untuk terus berjuang menafkahi keluarganya.

Hadir pada saat penyerahan tersebut Kepala Kampung Sipias, Pendeta gereja Siloam Gerisar dan Tokoh Masyarakat serta keluarga besar Tete Natalie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *