Lensa Merauke – Buruh pelabuhan Yos Sudarso Merauke kembali melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk pelabuhan, Senin (10/10/2022).
Aksi unjuk rasa ini digelar untuk meminta kenaikan harga bongkar muat barang yang dilakukan buruh.
Meski sebelumnya upah buruh sudah dinaikkan dari harga 150 Ribu Rupiah per mobil menjadi 180 ribu Rupiah, namun kenaikan harga tersebut dianggap tidak sesuai, karena harga sejumlah kebutuhan dipasaran mengalami kenaikan.
“Kemarin sudah ada kenaikan menjadi Rp 180.000, tapi kami tidak terima karena harga dipasaran juga semakin naik ” Ujar Linus Mbabu salah satu perwakilan buruh pelabuhan Yos Sudarso Merauke.
Aksi yang berlangsung sekitar Pukul 8 pagi tersebut tidak berlangsung lama, menurut linus, perwakilan buruh pelabuhan yang ditemui wartawan mengatakan permintaan kenaikan upah menjadi 200 ribu Rupiah permobil dijanjikan akan berlaku mulai 1 November depan, setelah bertemu dengan perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Merauke.
” Jadi sekarang sudah ada keputusan, keputusan nya sudah Rp 200.000/ (Mobil Truk ) berlaku 1 November bulan depan ” Jelas Linus.
“Keputusanya setelah kami menuju kantor KSOP bertemu dengan pihak Syahbandar ” lanjut Linus.
Sementara jika per 1 November tuntutan mereka tidak di penuhi para buruh mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dan mogok kerja.













