Lensa Merauke – Puluhan Mahasiswa Universitas Musamus ( Unmus) Merauke, yang tergabung dalam Bem Unmus dan Mahasiswa asal Boven Digoel berkumpul dalam mimbar bebas di pelataran parkir Gazebo Unmus, kamis (20/10/2022).
Melalui Mimbar Bebas tersebut mahasiswa melakukan orasi mendukung penolakan terhadap rencana pembangunan bendungan yang akan dilakukan di Kali Muyu Kabupeten Boven Digoel.
Ketua Bidang Kebudayaan, Bem Unmus Robert, mengatakan penolakan tersebut sebagai dukungan terhadap warga untuk menjaga kelangsungan ekosistem yang ada di Kali Muyu Distrik Ninati Kabupaten Boven Digoel.
Robert menjelaskan bahwa sebelumnya sudah pernah ditanda tangani surat penolakan oleh Bupati yang menjabat pada periode sebelumnya, namun setelah 2 tahun pembangunan bendungan kembali direncanakan di kali Muyu Distrik Ninati.
Lanjut, Robert mengatakan bahwa yang mendukung rencana pembangunan bendungan tersebut hanya sebagian kecil warga saja, namun sebagian besar marga di Boven Digoel Menolak.
” Disana hanya sekelompok masyarakat saja yang menerima pembangunan namun sebagian besar menolak” ujar Robert.
” Alasan Penolakan karena berkaca dari beberapa perusahaan yang masuk ke boven digoel tidak memperhatikan hak hak masyarakat yang ada di Boven Digoel. Sehingga dengan adanya pembangungan bendungan dikhawatirkan juga hal yang serupa bakal menimpa masyarakat di sana ” lanjut Ketua Bidang Budaya Bem Unmus tersebut.
Selain itu, kekhawatiran lainnya adalah aktivitas masyarakat di sana sangat bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidup, juga untuk kebutuhan ekonomi yang bergantung pada apa yang disediakan alam di sana, sehingga dengan adanya nrencana pembangunan bakal mengancam mata pencaharian warga.
“Tidak hanya manusia, bahkan ekosistem alam yang ada disana bakal terganggu bahkan punah” tutup Robert












