Mengintip Kreasi Warga Payum Mengolah Aneka Jenis Makanan Berbahan Udang

TREND256 Dilihat
Share

Lensa Merauke -Momen peringatan Hari Ulang tahun Bhayangkara ke 76, dimanfaatkan oleh Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji untuk melakukan sejumlah kegiatan bersama warga di wilayah hukum polres Merauke.

Kali ini giliran warga payum yang disambangi Untung Sangaji untuk berbagi ilmu dalam meningkatkan kualitas dan keterampilan warga.

Potensi Udang yang melimpah dari Pantai Payum, membuat pimpinan Mapolres Merauke ini mengajak para ibu rumah tangga untuk berkreasi lewat masakan berbahan dasar Udang.

Agar menarik minat para ibu rumah tangga,Kapolres mengemas kegiatan tersebut dalam sebuah lomba masak, Minggu (12/06/2022).

Dalam lomba setiap kelompok diberikan waktu selama 1jam untuk membuat masakan dan diwajibkan membuat 2 jenis makanan olahan dari udang.

AKBP Untung Sangaji beralasan, lomba masak tersebut sengaja digelar untuk membangkitkan kreativitas warga payum yang selama ini menjual udang tangkapan mereka bgtu saja.

Jika hasil tangkapan melimpah, tidak jarang warga kesulitan menjualnya dan harganya turun drastis. sehingga dirinya merasa terpanggil untuk berbagi pengalaman bersama warga payum kelurahan samkai.

Hal tersebut dilakukan agar warga punya inovasi dalam berjualan sehingga tidak terpaku pada satu jenis jualan saja namun menghasilkan aneka produk jualan berbahan udang dan tentunya menambah pendapatan warga.

Dan kedepan, tamu dari luar merauke juga punyaPilihan ole-ole selain dendeng rusa jika berkunjung ke Merauke.

Sebelum lomba digelar, Kapolres Merauke juga memberikan arahan araha terkait pengolahan udang yang baik kepada 10 kelompok yang mengambil bagian dalam lomba masak udang.

Alhasil aneka kreasi makanan olahan tercipta melalui tangan ibu rumah tangga rt 21 payum yang saat lomba.

Salah seorang peserta kelompok, sri lastriani mengatakan mengatakan berkat petunjuk dan arahan dari Kapolres Merauke, dirinya bersama kelompok mampu menghasilkan produk masakan baru dan berharap mampu menambah pundi penghasilan saat ditawarkan kepada warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *