Rumah Adat Jew Kampung Syuru Diresmikan, Gubernur Hadir

Budaya64 Dilihat
Share

Lensa Merauke – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo  menghadiri peresmian rumah adat Jew di Kampung Syuru, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Sabtu (1/8/2026).

Apolo mengatakan, kehadirannya b dalam peresmian ini untuk berpartisipasi sekaligus melihat upacara adat adat yang dilakukan oleh suku Asmat secara khusus Kampung Syuru.

“Kami Forkopimda Papua Selatan datang menghadiri undangan dari para kepala kampung dan tetua adat untuk menghadiri pesta Jew baru,” kata  Apolo.

Rumah Jew atau dikenal sebagai Rumah Bujang merupakan salah satu rumah adat yang berasal dari suku Asmat, Provinsi Papua Selatan.

Rumah Jew juga memiliki beberapa nama lain yaitu Je, Jeu, Yeu, atau Yai ini merupakan rumah panggung berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu dan dinding beserta atapnya terbuat dari daun pohon sagu atau pohon nipah yang telah dianyam.

Hal unik yang terdapat dalam Rumah Jew ini adalah sama sekali tidak menggunakan paku melainkan menggunakan akar rotan sebagai penghubung.

Rumah Jew di Kampung Syuru, Agats disebut sebagai Rumah Bujang karena dalam rumah inilah tempat berkumpulnya laki-laki yang belum berkeluarga atau yang masih berstatus bujang. Anak-anak dibawah umur 10 tahun, wanita tidak perbolehkan masuk kedalam Rumah Jew ini.

Rumah ini juga dikenal sebagai pusat budaya di mana para tetua berkumpul dan tempat pembuatan kerajinan tangan khas Asmat.