Lensa Merauke – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendiskusikan program yang bakal dilaksanakan di Distrik Muting, Kabupaten Merauke bersama tim ekspedisi patriot Universitas Gajah Mada (UGM) melaksanakan Program Ekspedisi Patriot Tahun 2026, Senin (3/8/2026).
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Papua Selatan, Paino menyebut pertemuan ini digelar lantaran pelaksanaan program ekspedisi patriot akan dilakukan di kawasan Muting, dan mengingat lokasi tersebut cukup ekstrim.
Menurutnya, Muting merupakan salah satu daerah transmigrasi sejak 1990 lalu, sebagian transmigrasi menyebar ke wilayah lainnya di Merauke di antaranya Jagebob, dan Kurik.
Ada dua PSN yang dilakukan yakni padi untuk produksi beras guna menyukseskan program ketahanan nasional. Selanjutnya, PSN tebu terintegrasi dengan bioetanol untuk ketahanan energi.
“Dalam PSN ada program pertanian, dan ada juga perkebunan, afa juga program pangan didalamnya,”kata dia.
Ia menyebut, sementara ini pemerintah masih terus berupaya menjalankan PSN, kini fokus cetak sawah di Wanam.
Selain pembukaan lahan pertanian, pemerintah juga sementara membangun dermaga dan akses jalan dari Wanam hingga ke Muting.
Melalui momentum ini, Paino berharap tim ekspedisi patriot dapat berdiskusi dan bertukar pikiran terkait sebelum turun ke lokasi yang sudah ditentukan yakni Muting.
Dia menambahkan, masukan-masukan serta saran dan pendapat yang disampaikan dalam pertemuan ini penting dan bakal menjadi bekal saat pelaksanaan program tim ekspedisi nantinya di lapangan.



