11 Juni 2024
Share

LENSA MERAUKE – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) di Merauke, menggelar diskusi publik terkait  Pemilu 2024.(13/02/2024)

Diskusi publik yang  itu diselenggarakan oleh pemilih.id, membahas sejumlah persoalan pemilu antaranya  menolak golput dengan memberikan hak suaranya  serta edukasi soal dampak dari Politik Uang.

Hendra Tanate, Sekretaris cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), mengatakan, tujuan diselenggarakan diskusi tersebut untuk memberikan edukasi dan informasi kepada kaum muda atau pemilih pemula untuk menyalurkan hak pilih dalam pesta Demokrasi 2024.

“Khususnya untuk teman-teman pemuda yang sebagian ada juga masuk dalam kategori pemilih pemula untuk dapat mengikuti pencoblosan tanggal 14 Februari 2024, karena satu suara dari kita sangat menentukan masa depan negara Indonesia lima tahun kedepan,” ucap Hendra.

ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Merauke, David Kainakaimu ,juga menyerukan hal yang senada dengan Hendra.

Pemuda diajak untuk ikut mencoblos dan jangan terprovokasi untuk menjadi golput.

“mari kita berkontribusi dengan cara memberikan hak suara kita demi kemajuan negara kita,” ucapnya.

Hak suara pemuda menentukan pembangunan di suatu wilayah baik Negara ataupun tingkat daerah.

Ketika pemilih telah memberikan hak suara, maka pemilih memiliki hak untuk menyalurkan aspirasi dan keluh kesah kepada pimpinan negara atau legislatif di daerah.

“Sejak dini khusus untuk pemilih pemula dan secara umum masyarakat luas, agar kita hindari yang namanya politik uang, sebab itu mencoreng demokrasi Indonesia,” sambungnya.

David juga berharap agar masyarakat dapat menghindari politik uang dan jangan tergiur dengan nominal yang hanya sesaat namun memperburuk citra bangsa.