19 Juli 2024
Pastor Stefanus memimpin misa dua hari setelah ditahbis oleh Uskup Agung Merauke Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC.
Share

Lensa Merauke -RD Stefanus Mahuze memimpin misa perdana di paroki asalnya yakni Gereja Paroki Sang Penebus Kampung Baru, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, Papua Selatan pada Senin (22/1/2024).

Pastor Stefanus memimpin misa dua hari setelah ditahbis oleh Uskup Agung Merauke Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC.

Ribuan umat menghadiri Misa perdana yang dipimpin oleh imam baru itu. Perayaan misa juga dihadiri Sekda Merauke Yeremias Paulus Ruben Ndiken, Wakil Ketua DPRD Merauke serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Selain RD Stefanus Mahuze, dua pastor lainnya yakni RD Wilfridus Fallo dan RD Simon Petrus lainnya turut ditahbiskan menjadi imam baru oleh Uskup Petrus Canisius Mandagi MSC di Gereja Katedral Merauke pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Salah satu putra asli Kabupaten Merauke, Papua Selatan ini memilih menjadi seorang imam Katolik karena adanya motivasi menjalani panggilan hidup untuk melanjutkan karya misi Katolik di Tanah Papua.

Dalam khotbahnya RD Stefanus Mahuze menyebut bahwa perjalanan hidupnya menjadi seorang imam hingga dapat memimpin perayaan misa perdananya mengajak generasi muda Katolik untuk menapaki panggilan Tuhan.

“Seluruh hidup saya sepenuhnya saya serahkan kepada Tuhan. Mohon doanya buat saya untuk perjalanan selanjutnya dalam melaksanakan karya-karya gereja ke depan,” Ucap Pastor Stefanus.

Pengalaman hidup misionaris MSC dalam karya pelayanan di gereja-gereja Katolik, kata Stevanus, memberi motivasi panggilannya untuk menjadi imam. Stevanus kemudian masuk Seminari Pastor Bonus di Kelapa Lima Merauke.

“Saya kemudian masuk Seminari, ada juga teman-teman lain dari paroki ini yang masuk Seminari. Tapi kemudian menghilang. Jadi saya harap pengalaman saya ini menjadi motivasi untuk anak-anak kita di paroki ini, mari kita lanjutkan karya Misionaris di tanah ini,” ucapnya.