14 April 2024
Pejabat Karantina Pertanian terlebih melakukan pengawasan dan pemeriksaan, baik administratif maupun kesehatan media pembawa dari infestasi OPTK.
Share

Lensa Merauke- Mappi  – Kebutuhan karet nasional tergolong tinggi. Untuk memenuhi permintaan tersebut, beberapa daerah penghasil karet mengirimkan produknya ke pabrik-pabrik untuk diolah lebih lanjut.

“Bade merupakan wilayah sentra perkebunan karet penyokong ekonomi Kabupaten Mappi. Melalui hasil olahan bahan baku karet ini, pendapatan petani lokal juga ikut berdampak” ungkap Harry Soloman selaku Penanggungjawab Wilayah Kerja Pelabuhan Sungai Bade.

(21-23) Sebelum diberangkatkan ke Surabaya menggunakan kapal KM. Darlin Isabel. Pejabat Karantina Pertanian terlebih dahulu melakukan pengawasan dan pemeriksaan, baik administratif maupun kesehatan media pembawa dari infestasi OPTK.

“Total 108,6 ton karet, terdiri 74,4 ton karet lembaran dan 34,2 ton karet beku (mangkok). Selain itu terdapat 2,5 ton kopra, dan 43 ton gambir. Setelah diperiksa, tidak ditemukan adanya gejala Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)” tambahnya.

Kepala Karantina Pertanian Merauke Cahyono turut berbangga dengan potensi komoditas pertanian di pedalaman Papua yang dapat tembus sampai ke daerah Jawa.

“Rasanya senang sekali sektor pertanian menjadi andalan di pelosok negeri. Ini menjadi bukti pertanian mampu mendongkrak perekonomian masyarakat” ujar Cahyono disela-sela aktifitasnya.