27 Juni 2024

cabe rawit makin pedis

Share

Lensa Merauke – Tingginya harga cabe rawit di Merauke membuat sejumlah pedangang di Pasar Wamanggu Merauke mencari alternatif lain untuk menjual cabe dengan harga lebih murah, Selasa (08/03/2022).

Melonjaknya harga  cabe di Merauke karena terjadi kelangkaan stok cabe akibat pengaruh cuaca.

Salah satu pedangang di Pasar Wamanggu Merauke, Yahya mengatakan saat ini dirinya menjual cabe yang didatangkan dari Kabupaten Timika dan Jayapura, cabe yang didatangkan dari luar Merauke dijual lebih murah dengan harga 150 ribu rupiah perkilo.

Alternatif mendatangkan cabe dari timika dan jayapura tersebut untuk menekan harga cabe lokal merauke yang menembus harga hingga 200 ribu Rupiah per kilogram.

“sekarang harga sudah mulai turun, karena ada kiriman dari Timika dan Jayapura” Ujar yahya.

Saat ini, harga cabe yang dijual di Pasar Wamanggu bervariatif, untuk cabe yang didatangkan dari luar, dihargai mulai 140 ribu Rupiah perkilo tergantung  kualitas cabe yang di jual. Sementara, untuk cabe lokal tetap dihargai 200 ribu rupiah //

Sementara salah satu pedagang cabe lokal, Suriati mengatakan pedagang yang menjual cabe lokal Merauke tetap mematok harga hingga 200 ribu Rupiah perkilogram dengan alasan kualitas cabe lokal lebih baik.

” Kita tetap jual cabe lokal dengan harga 200 karena kualitasnya lebih baik dibanding yang dari luar” Ujar Suriati.

Pedagang mengaku akibat kenaikan harga, warga memilih untuk menguragi jumlah pembelian dari yang biasanya.

“Biasanya pembeli belinya langsung satu kilo sekarang hanya aetengah kilo saja” lanjut Suriati.

Pedagang memprediksi harga cabe akan terus turun karena sejumlah pedagang mulai mendatangkan cabe dari luar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *